Artikel Keuangan dan Investasi

  • Follow Us :

Mengenal Investasi Waran dan Risikonya

Seiring dengan semakin banyaknya perusahaan melakukan penerbitan saham, entah itu melalui IPO atau right issue, semakin banyak pula pertanyaan investor tentang waran yang muncul di running trade dengan kode –W dibelakang kode saham induk. Waran adalah hak untuk membeli saham atau obligasi dari satu perusahaan dengan harga yang telah ditentukan sebelumnya oleh penerbit waran/ emiten. Waran merupakan produk turunan pasar modal yang biasanya diberikan cuma-cuma kepada investor yang membeli saham baru yang diterbitkan, sebagai pemanis tujuannya agar investor menjadi lebih tertarik ikut dalam IPO/right issue-nya.

Agar lebih mudah memahami, waran dapat dianalogikan sebagai sebuah kupon yang diberikan Pemerintah ketika menggelar operasi pasar dengan menjual beras langsung ke masyarakat. Pemerintah akan membagikan kupon kepada orang-orang tertentu yang sudah di pilih, dan orang-orang terpilih ini bisa menggunakan kupon tersebut untuk membeli beras dengan harga yang sudah ditentukan, yang biasanya lebih rendah dibandingkan harga beras di pasar. Kupon tersebut tentu nya sebagai hak bukan kewajiban, boleh saja menggunakan kupon tersebut untuk di tebus atau menjualnya kembali kepada orang lain, tapi ingat ada batas waktunya. Operasi pasar ini biasanya bertujuan untuk menurunkan harga beras di pasar, jika sebelumnya harga beras tersebut telah naik terlalu tinggi.

Keuntungan Investasi Waran

Terdapat 2 keuntungan yang bisa didapatkan dari investasi produk turunan saham ini:

  • Anda berhak membeli saham baru dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di  pasar sekunder. Dengan cara melakukan penebusan waran yang telah dimiliki jika harga saham perusahaan tersebut lebih tinggi dari harga pelaksanaannya.

Dengan contoh sebagai berikut:

Ketika Anda melakukan pembelian waran pada saat itu Rp 100 per lembar dengan harga pelaksanaannya sebesar Rp 2.000. Namun pada saat pelaksanaan ternyata harga saham perusahaan tersebut meningkat hingga Rp 2.500 per lembar, maka total pembelian yang Anda lakukan  sebesar Rp 2.100 (Rp 100 + Rp 2.000), yang mana jika Anda melakukan pembelian langsung di pasar sekunder total pembelian yang harus dikeluiarkan  sebesar Rp 2.500 per lembar.

  • Waran dapat di perdagangkan di pasar sekunder bursa, sehingga Anda mempunyai kesempatan untuk mendapatkan keuntungan (capital gain), yaitu ketika kita melakukan penjualan waran harganya lebih tinggi dibandingkan harga saat pembelian.

Risiko Memiliki Waran

Adapun risiko yang ada jika memiliki produk waran:

  • Pada saat harga saham jatuh di bawah harga pelaksanaan, maka Anda akan mengalami kerugian atas pembelian saham waran tersebut.

Dengan contoh sebagai berikut:

Ketika Anda melakukan pembelian waran pada saat itu sebesar Rp 100/lembar dengan harga pelaksanaannya sebesar Rp 2.000/lembar. Namun pada saat pelaksanaan ternyata harga saham perusahaan tersebut mengalami penurunan mencapai harga Rp 1.500/lembar. Sehingga Anda bisa mempertimbangkan kerugian sebagai berikut:

  1. Jika Anda tidak melakukan exercise (penebusan), maka kerugian yang timbul dari pembelian waran tersebut sebesar Rp 100/lembar.
  2. Jika Anda melakukan penebusan dengan harga Rp 2.000/lembar, maka total dana yang harus dikeluarkan sebesar Rp 2.100/lembar (Rp 100 + Rp2.000) dengan total kerugian yang timbul sebesar Rp 600/lembar.
  • Anda bisa saja mengalami kerugian ketika saat pembelian waran harganya lebih tinggi dibandingkan harga jualnya saat di transaksikan di pasar sekunder.
  • Mengingat Waran merupakan produk turunan saham sehingga pemegang waran tidak mendapatkan dividen dan tidak berhak mengikuti RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).

Dapat disimpulkan bahwa, ketika Anda memiliki waran terdapat 2 pilihan yang dapat dilakukan, yaitu melakukan penjualan di pasar sekunder atau melakukan penebusan pada waktu yang telah ditentukan. Anda perlu mempertimbangkan potensi keuntungan dan risiko yang Anda sebelum mengambil keputusan investasi. Informasi terkait dengan jadwal aksi korporasi dapat Anda akses di sini.

Bersama PT. Mandiri Sekuritas transaksi aman, terpercaya sebagaimana terdaftar dan di awasi oleh OJK. Kami selalu ada untuk melayani Anda. Untuk layanan lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Care Center Mandiri Sekuritas di nomor telepon 14032 atau e-mail care_center@mandirisek.co.id